Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, 4NKRI Gelar Kampanye Sosial Visual

talkshow kepedulian lingkungan hidup
Talkshow kampanye sosial. (Foto: panitia)

Untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian lingkungan hidup masyarakat, terutama di era teknologi digital dimana aplikasi media sosial semakin banyak digunakan, 4NKRI bekerja sama dengan beberapa lembaga lingkungan mengadakan acara “Who Cares? It’s not Indonesia Identity”.

Acara “Who Cares? It’s not Indonesia’s Identity” digagas oleh 4NKRI – distro yang peduli terhadap segala sudut pandang kebaikan untuk Indonesia –  bekerjasama dengan WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), BOSF (Borneo Orangutan Survival Foundation). Kegiatan ini merupakan bentuk kecil dari aksi kepedulian lingkungan hidup dengan  harapan dapat memberikan dampak besar bagi terciptanya lingkungan hidup yang lebih baik.

“Banyak cara bagi kita menerapkan sikap peduli untuk sesama dan lingkungan, apalagi dibantu dengan kemajuan teknologi tanpa batas melalui Sosial media adalah alat untuk kita melakukan publikasi yang bermanfaat untuk lingkungan dan sekitarnya,” demikian ungkap Adhitya, pendiri 4NKRI, dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Suasana talkshow kepedulian lingkungan hidup
Suasana talkshow. (Foto: panitia)

Ide kepedulian yang dicetuskan oleh Adhitya Himawan selaku Founder 4NKRI dengan Ivan Leonardo dikemas dalam bentuk “Kampanye Sosial Lingkungan melalui Visual”. Kampanye ini didukung penuh oleh Ferdinand Rachim selaku staff pengembangan Kreatifitas (WALHI), Enrico (Aikon.org), Khalisah Halid (WALHI Nasional), John Muhammad (Aktifis Demokrasi Digital) dan juga Melanie Subono, seorang musisi, tokoh publik sekaligus aktifis lingkungan. Dalam acara tersebut, turut hadir pula artis Saras Dewi, Valentino dan Mega Carefansa dalam memberikan dampak postif bagi kita semua untuk berubah menjadi orang yang peduli demi lingkungan hidup dan sekitarnya.

Acara tersebut menggelar beberapa rangkaian kegiatan seperti Talkshow yang dibawakan oleh Thomas M Bestari. Kemudian bazaar, donasi dan pameran karya visual yang diikuti oleh beberapa relawan desain yang ikut turut andil dalam aksi Kampanye Sosial Lingkungan melalui battle design. Dalam kompetisi battle design, karya Ridhlo Saiful berjudull “Stop Membunuh Indonesia” dan karya Dara Mutiara berjudul “Let’s Save the Umbrella Species” menjadi pemenang dan mendapatkan tanggapan positif dari ratusan orang.

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Menurut Adhitya, diperlukan kesadaran dan peran aktif dari masing-masing individu untuk menyikapi arah terjadinya perubahan, terutama sikap kepedulian yang harus ditanamkan sejak dini kepada tiap individu. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan kepedulian kita sebagai mahkluk sosial dalam lingkup bersosialisasi adalah bentuk nyata dari aspek yang memberikan dampak perubahan itu.

“Sebuah fenomena besar dapat terjadi dan bukan tampak tanpa ancaman bagi lingkungan hidup dan kehidupan di dalamnya, jika kita tidak mempunyai dasar kepedulian sedikit saja untuk berperan dan bersikap dalam mencegah terjadinya dampak itu,” lanjutnya.

Talkshow interaktif. (Foto: panitia)

Adhitya mencontohkan, rasa peduli yang bisa diterapkan dalam aspek kehidupan bersosialisasi ini dapat dilakukan melalui menumbuhkan sikap peka terhaadap keadaaan sekitar. Banyak hal terjadi di sekitar yang tanpa disadari sebenarnya dapat menjadi ruang bagi seseorang menjadi pribadi yang peduli dan peka untuk memberikan sikap positif seperti berani berbicara dan menegur teman, keluarga atau bahkan orang yang tidak dikenal yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan atau yang boros dengan air, listrik dan makanan. Walaupun hal tersebut terlihat kecil, tapi dapat berdampak besar bagi semua.

Berita Perubahan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam.

Sekarang ini banyak pengguna media sosial berperan aktif dalam menunjukan rasa kepedulian dengan cara mengirim (posting) dan membagikan (share) suatu isu, misalnya anak-anak muda di Bali yang menyelamatkan Teluk Benoa dari ancaman proyek reklamasi melalui gerakan ForBALI melalui media sosial. Model seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi gerakan penyelamatan lingkungan hidup dari anak muda di seluruh penjuru Indonesia untuk peduli terhdap pesisir dan laut.

Peran Media Sosial

Media sosial di zaman sekarang ini bisa dikatakan merupakan kebutuhan utama para kalangan muda, tidak menutup kemungkinan kalangan paruh baya yang masih mahir akan teknologi. Namun sangat disayangkan apabila fungsi utama dari media sosial sebagai penyalur informasi tidak dioptimalkan, melainkan hanya digunakan sebagai media saling obrol. Terutama di Indonesia, mayoritas pemilik smartphone layaknya menggunakan media sosial sebagai sarana saling bagi informasi, tetapi tidak memberikan imbas sesuai yang diharapkan untuk cakupan yang lebih luas.

Dibandingkan dengan efisiensi dan efektivitas penggunaan media sosial untuk penyebarluasan ilmu pengetahuan serta penyadartahuan, alangkah mirisnya melihat negara-negara lain dengan populasi lebih sedikit dan pengguna media sosial lebih jarang justru tampak lebih antusias membagi informasi yang kita unggah di dunia maya. Masyarakat luar negeri tidak memiliki hutan hujan tropis, satwa liar sekaya Indonesia, misalnya Orangutan, namun justru menunjukkan kepedulian lingkungan hidup lebih tinggi dan gerakan yang lebih intensif untuk menyelamatkan alam Indonesia.

“Dimanakah letak kesalahan penggunaan media sosial di kalangan masyarakat Indonesia? Media sosialnya kah? Atau justru memang penggunanya?,”

“Menjadi pribadi yang peduli untuk memberikan dampak dan manfaat postif untuk lingkungan sekitar bukanlah hal yang sulit, tetapi yang sulit adalah menerapkan kepedulian itu ke dalam hal yang nyata, spontanitas dan tentunya harus berani.” ungkap Adhitya.

Penyerahan hadiah kepada pemenang battle design. (Foto: panitia)

 

Penyerahan hadiah kepada pemenang battle design. (Foto: panitia)
Summary
Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, 4NKRI Gelar Kampanye Sosial Visual
Article Name
Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, 4NKRI Gelar Kampanye Sosial Visual
Description
Untuk meningkatkan kepedulian lingkungan hidup, 4NKRI bekerja sama dengan beberapa lembaga mengadakan kegiatan “Who Cares? It’s not Indonesia Identity”.
Author
Publisher Name
Blog Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 107 Articles
Editor Lingkungan Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.