Penyu Menambah Vitalitas Tubuh, Mitos Atau Fakta?

penyu menambah vitalitas badan
anakan penyu berenang. (foto: lingkunganhidup.co)

Telur atau daging Penyu menambah vitalitas tubuh adalah mitos. Ia bukanlah obat kuat sebagaimana diyakini selama ini. Demikian menurut penelitian ilmiah.

Kepercayaan bahwa penyu menambah vitalitas tubuh dipatahkan oleh analisa terbaru.  Ternyata daging penyu bukan obat kuat. Mitos bahwa penyu menambah vitalitas sudah lama hidup di kalangan sebagian masyarakat. Namun penelitian terbaru mengungkapkan fakta sebaliknya. Mengkonsumi daging penyu tidak menambah vitalitas tetapi sebaliknya berpotensi membawa berbagai penyakit kronis bagi mereka yang secara rutin memakannya. Demikian menurut siara pers CI Indonesia.

Pada hari Selasa, 18 April 20017 di hotel Grand Papua, Kaimana, Ricardo Tapilatu, Ph.D, Dosen Biologi Kelautan dan Konservasi, Universitas Papua di Papua Barat memaparkan hasil penelitian itu. Survei sumberdaya penyu laut di Kabupaten Kaimana dilakukan oleh Pusat Penelitian Sumberdaya Perairan Pasifik (P2SP2), Universitas Papua atas dukungan Conservation International (CI) Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Kaimana, Ismail Sirfefa, S.Sos, MH dan dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana, masyarakat adat, akademisi dan CI Indonesia.

Tahukah kamu bahwa di Indonesia terdapat jenis ikan hiu berjalan? Baca artikelnya di blog kami.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh P2SP2 pada bulan Maret 2016 sampai Oktober 2016 menyatakan terdapat 7 jenis penyu di dunia, 6 jenis penyu di antaranya berada di Indonesia dan 4 jenis penyu dapat ditemukan di Papua Barat, antara lain penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing yang pergerakannya menyebar ke Aru, Kei, Kaimana, dan Fakfak.

Baca artikel terkait pelepasan tukik penyu hijau di Aceh Tamiang.

Daerah survei yang dilakukan di Kaimana berada Teluk Etna (Lakahia dan Ombanariki) dan Pulau Venu dengan menggunakan metode wawancara kepada tokoh masyarakat, nelayan setempat dan pemutaran film tentang penyu.

Penurunan Populasi Penyu

Ricardo menyatakan, “Terjadi penurunan jumlah penyu secara drastis. Salah satu contoh adalah penyu belimbing yang pada tahun 2008 ada sekitar 15.000 sarang per tahun, menurun jadi 2.000 sarang per tahun di tahun 2011. Tahun lalu tercatat hanya ada 1.500 sarang per tahun.”

Penurunan jumlah penyu terjadi karena beberapa faktor. Selain predator seperti babi, biawak, elang dan hiu. Kondisi lingkungan hidup juga sangat mempengaruhi, seperti suhu pasir yang tinggi dan air pasang. Ricardo menegaskan, ancaman terbesar bagi penyu adalah perilaku manusia. Penggunaan alat kerja nelayan yang dapat mengancam kelangsungan hidup penyu seperti penggunaan kail pancing yang tertelan penyu dan tersangkut jaring nelayan. Fakta lain juga membuktikan bahwa sampah plastik banyak menyebabkan kematian pada penyu yang tidak sengaja mengkonsumsi sampah plastik.

Hasil Penelitian Penyu Menambah Vitalitas

Hasil penelitian menemukan bahwa kandungan logam berat pada telur penyu hijau dan penyu sisik dari Pulau Venu melebihi batas aman untuk dikonsumsi oleh manusia. Terdapat paling tidak 8 kandungan zat berbahaya pada telur penyu tersebut antara lain: merkuri, kadmium, arsen, timah, seng, mangaan, besi dan tembaga. Mengkonsumsi telur penyu berbahaya bagi kesehatan karena berdampak pada gangguan syaraf, penyakit ginjal, kanker hati, serta pengaruh pada kehamilan dan janin.

Pada presentasi tersebut Ricardo menampilkan tabel yang menggambarkan jumlah kandungan logam berat tersebut. Baik pada penyu hijau maupun penyu sisik, kandungan merkuri, kadmium dan arsen sudah melebihi ambang batas untuk dikomsumsi oleh manusia. Hal ini terjadi karena penyu merupakan binatang yang berumur panjang, dan hidupnya berpindah-pindah. Karena penyu melakukan kontak dengan laut tercemar untuk jangka waktu yang lama, makanan yang tercemar dan terkontaminasi dikonsumsi oleh penyu sehingga binatang ini pun terkontaminasi unsur-unsur logam berat dan terakumulasi dalam tubuhnya. Daging, organ, darah, dan telurnya terindikasi mengandung parasit, bakteria, termasuk biotoksin dan zat pencemar seperti logam berat.

penyu menambah vitalitas hanyalah mitos
Kandungan Logam Berat pada Telur Penyu Hijau dan Sisik dari Pulau Venu. (Sumber: Siaran Pers CI Indonesia)

Ricardo menambahkan bahwa, “Memang penyu bisa kawin sampai 6 jam, tetapi itu bukan berarti bahwa memakan mereka juga membuat kita menjadi kuat. Bukan berarti penyu menambah vitalitas kita”

Semakin banyak daging penyu yang dikonsumsi, semakin tinggi kandungan logam berat yang masuk ke dalam tubuh kita. Sebuah kasus kematian mendadak belum lama ini dialami oleh satu keluarga di Raja Ampat yang ternyata secara rutin mengkonsumsi penyu.

Wakil Bupati Kabupaten Kaimana, Ismail Sirfefa menegaskan, “Perlu ada sosialisasi masalah ini kepada masyarakat sekaligus mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menjaga spesies penyu di kabupaten ini. Masyarakat harus berhenti mengkonsumsi penyu,” paparnya.

Peran Penyu Bagi Ekosistem Laut

Penyu berperan cukup penting bagi konservasi lingkungan laut. Sebagai contoh penyu hijau merupakan spesies kunci yang memakan lamun sehingga kesuburan lamun meningkat. Sedangkan penyu sisik mengkonsumsi sponges dan ikut menjaga kesuburan sponges.

Anda tertarik mengetahui cara mengidentifikasi kelamin anak penyu, baca artikelnya.

“Kedatangan penyu untuk melepaskan telurnya di pantai berpasir bisa merupakan indikator baik-buruknya lingkungan pantai itu. Hanya perairan dan pantai yang tidak tercemar serta tidak rusak ekosistemnya yang menjadi tujuan kedatangan penyu,” demikian ditambahkan oleh Victor Nikijuluw, Marine Program Director Conservation International Indonesia.

Salah satu komitmen yang disepakati bersama dalam diskusi ini adalah pentingnya menjaga lingkungan dan perairan di wilayah Kabupaten Kaimana serta mengembangkan wisata yang ramah penyu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Jika para pembaca tertarik untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang penyu dan vitalitas, anda dapat menghubungi:

Kontak media:
Thamrin La Muasa
Kaimana Corridor Manager
tmuasa@conservation.org

Ping Machmud
Kaimana Communication and Outreach Coordinator
pmachmud@conservation.org
0811 4850 221

Summary
Penyu Menambah Vitalitas, Mitos Atau Fakta?
Article Name
Penyu Menambah Vitalitas, Mitos Atau Fakta?
Description
Kepercayaan bahwa penyu menambah vitalitas tubuh dipatahkan oleh analisa terbaru. Ternyata daging penyu bukan obat kuat.
Author
Publisher Name
Blog Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 107 Articles
Editor Lingkungan Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.