Pengertian Pencemaran Tanah, Penyebab, Akibat dan Solusi

penyebab pencemaran tanah, dampak dan solusi

Pencemaran tanah adalah tercemarinya permukaan atau bawah tanah oleh polutan dan kontaminan. Akibat polusi tanah dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan ekosistem secara keseluruhan. Penyebab terjadinya polusi tanah dapat berasal dari manusia atau alam. Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjadi solusi pencemaran tanah.

Artikel pencemaran tanah ini akan membahas hal-hal sebagai berikut:

  • Pengertian pencemaran tanah.
  • Penyebab pencemaran tanah. Membahas sebab serta sumber terjadinya pencemaran.
  • Akibat pencemaran tanah. Menjelaskan akibat pencemaran tanah atau dampaknya pada mausia dan ekosistem secara detail.
  • Solusi pencemaran tanah atau cara menanggulangi pencemaran.

Pengertian Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah adalah adanya bahan kimia beracun (polutan atau kontaminan) dengan konsentrasi yang cukup tinggi di dalam tanah sehingga berpotensi menimbulkan dampak gangguan kesehatan manusia dan atau ekosistem. Dalam kasus kontaminan polusi tanah yang terjadi secara alami di tanah, bahkan ketika tingkat mereka tidak cukup tinggi untuk menimbulkan risiko, polusi tanah masih dikatakan terjadi jika tingkat kontaminan di tanah melebihi tingkat yang seharusnya ada secara alami.

Polusi tanah merupakan salah satu masalah lingkungan hidup yang penting dihadapi dalam dekade-dekade ini. Masalah lainnya adalah perubahan iklim, kepunahan satwa serta pemanasan global.

Polusi tanah merupakan pengendapan bahan limbah padat atau cair di permukaan atau bawah tanah dengan cara yang dapat mencemari tanah dan air tanah, mengancam kesehatan masyarakat, dan menyebabkan kondisi dan gangguan yang tidak sedap dipandang. Demikian pengertian polusi tanah menurut kamus Britannica. Ia hanya merupakan salah satu jenis pencemaran lingkungan yang kita ketahui.

Penyebab Pencemaran Tanah

Penyebab pencemaran atau polusi tanah terdiri dari dua sumber utama yaitu penyebab antropogenik (buatan manusia) dan penyebab alami.

  1. Polutan alami. Proses alami dapat menyebabkan akumulasi bahan kimia beracun di dalam tanah. Jenis kontaminasi ini hanya tercatat dalam beberapa kasus, seperti akumulasi tingkat perklorat yang lebih tinggi di tanah di Gurun Atacama di Cile. Ini sejenis akumulasi yang murni terjadi karena proses alami di lingkungan gersang.
  2. Polutan dihasilkan manusia. Kontaminan buatan manusia adalah penyebab utama polusi tanah. Ia terdiri dari berbagai macam kontaminan atau bahan kimia, baik organik maupun anorganik. Mereka bisa mencemari tanah baik sendiri atau dikombinasikan dengan beberapa kontaminan tanah alami. Polusi tanah akibat manusia biasanya disebabkan oleh pembuangan limbah yang tidak tepat yang berasal dari sumber industri atau perkotaan, kegiatan industri, dan pestisida pertanian.

Jenis Polutan

Polusi tanah disebabkan oleh jenis polutan dan kontaminan. Polutan utama pencemaran adalah agen biologi dan beberapa aktivitas manusia. Kontaminan tanah adalah semua produk dari polutan tanah yang mencemari tanah. Aktivitas manusia yang mencemari tanah berkisar dari praktik pertanian yang menanam tanaman menggunakan bahan kimia pestisida hingga limbah perkotaan atau industri. Bisa pula berupa emisi radioaktif yang mencemari tanah dengan berbagai zat beracun.

  1. Agen biologi
    Agen biologis bekerja di dalam tanah untuk mengenalkan pupuk kandang dan mencerna lumpur (berasal dari kotoran manusia, burung dan hewan) ke dalam tanah.
  2. Praktik pertanian
    Tanah tercemar sebagian besar akibat penggunaan pestisida, pupuk, herbisida, bubur, kotoran, dan pupuk kandang.
  3. Pola radioaktif
    Zat radioaktif seperti Radium, Thorium, Uranium, Nitrogen, dll dapat menyusup ke tanah dan menimbulkan efek beracun.
  4. Limbah perkotaan
    Limbah perkotaan terdiri dari, misalnya limbah rumah tangga dan komersial.
  5. Limbah industri
    Baja, pestisida, tekstil, obat-obatan, kaca, semen, minyak bumi, dll diproduksi oleh pabrik kertas, kilang minyak, pabrik gula, industri minyak bumi dan lain-lain.

Contoh Kontaminan Tanah

Terdapat banyak macam polutan yang bisa meracuni tanah. Contoh polutan tanah yang paling umum dan bermasalah dapat ditemukan di bawah ini.

  • Lead (PB)
    Sumber potensial diantaranya cat timbal, pertambangan, aktivitas pengecoran, knalpot kendaraan, kegiatan konstruksi, kegiatan pertanian.
  • Merkuri (HG)
    Sumber potensial bisa berupa pertambangan, pembakaran batubara, pengolahan alkali dan logam, limbah medis, akumulasi pada sayuran yang ditanam di tanah tercemar.
  • Arsenic (AS)
    Sumber potensial dapat berasal dari pertambangan, pembangkit listrik berbahan bakar batubara, fasilitas kayu, industri elektronik, kegiatan pengecoran, pertanian, akumulasi alam.
  • Tembaga (CU)
    Sumber potensial bisa berupa pertambangan, kegiatan pengecoran; kegiatan konstruksi.
  • Seng (ZN)
    Sumber-sumber potensial diantaranya dari sektor pertambangan; kegiatan pengecoran; kegiatan konstruksi.
  • Nikel (NI)
    Sumber-sumber potensial, misalnya sektor pertambangan; kegiatan pengecoran; kegiatan konstruksi.
  • PAHS (HIDROKARBON POLIAROMATIK)
    Dapat bersumber dari aktivitas pembakaran batubara, emisi kendaraan, akumulasi pada tanaman dan sayuran yang ditanam di tanah tercemar; asap rokok; kebakaran hutan, pembakaran pertanian; pembakaran kayu, konstruksi.
  • Heribisida / Insektisida
    Sumber-sumber potensial berupa kegiatan pertanian; berkebun

Semua tanah, tercemar atau tidak tercemar, mengandung berbagai senyawa (kontaminan) yang secara alami ada. Kontaminan tersebut meliputi logam, ion anorganik dan garam (misalnya fosfat, karbonat, sulfat, nitrat), dan banyak senyawa organik (seperti lipid, protein, DNA, asam lemak, hidrokarbon, PAH, alkohol, dll.). Senyawa ini terutama terbentuk melalui aktivitas mikroba tanah dan dekomposisi organisme (mis., Tumbuhan dan hewan).

Selain itu, berbagai senyawa masuk ke dalam tanah dari atmosfer, misalnya dengan air hujan, juga oleh aktivitas angin atau jenis gangguan tanah lainnya. Bisa pula dari badan air permukaan dan air tanah dangkal yang mengalir melalui tanah. Bila jumlah kontaminan tanah melebihi tingkat alami (apa yang alami ada di berbagai tanah), polusi dihasilkan.

Akibat Pencemaran

Akibat polusi tanah dapat bervariasi berdasarkan usia, status kesehatan umum dan faktor lainnya, seperti jenis polutan atau kontaminan yang terhirup atau tertelan. Namun, biasanya, anak-anak akan lebih rentan terhadap paparan kontaminan karena mereka berhubungan dekat dengan tanah ketika bermain di lapangan, Ditambah pula dengan ambang batas (daya tahan tubuh) yang lebih rendah terhadap penyakit. Ini akan memicu risiko lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, selalu penting untuk melihat kebersihan tanah sebelum membiarkan anak-anak anda bermain di sana. Terutama jika Anda tinggal di daerah industri atau perkotaan dengan pemukiman padat.

Akibat polusi tanah tidak hanya menyerang manusia, tetapi juga merusak ekosistem secara keseluruhan seperti yang terjadi pada pencemaran udara.

Penyakit akibat polusi tanah

Manusia dapat terpengaruh oleh polusi tanah dengan cara menghirup gas yang dipancarkan dari tanah yang bergerak ke atas atau bisa pula melalui penghirupan benda yang terangkut oleh angin karena berbagai aktivitas manusia di lapangan. Polusi tanah dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari sakit kepala, mual, kelelahan, ruam kulit, iritasi mata. Polusi tanah juga berpotensi mengakibatkan kondisi yang lebih serius seperti penyumbatan neuromuskular, kerusakan ginjal dan hati serta berbagai bentuk kanker.

  • Penyakit jangka pendek

Menurut studi EPC, penyakit dan gejala jangka pendek yang bisa disebabkan oleh polusi tanah antara lain:

  1. Sakit kepala
  2. Mual dan muntah
  3. Sakit dada
  4. Batuk dan masalah paru-paru
  5. Kelelahan
  6. Ruam kulit
  7. Iritasi mata
  • Penyakit jangka panjang

Inhalasi bahan partikulat tanah dan konsumsi makanan yang terkontaminasi berpotensi mengakibatkan kondisi serius, yang paling umum meliputi:

  1. Kanker, termasuk leukemia yang disebabkan oleh kontak dengan tanah yang terkontaminasi bahan kimia (misalnya bensin, benzena).
  2. Kerusakan sistem saraf, terutama disebabkan oleh adanya timbal (Pb) di tanah, terutama mempengaruhi anak-anak.
  3. Penyumbatan neuromuskular dan depresi pada sistem saraf pusat.
  4. Ginjal dan kerusakan hati yang disebabkan oleh zat kimia seperti merkuri (Hg).

Solusi Polusi Tanah

Cara menanggulangi tercemarnya tanah dapat dilakukan dengan melakukan berbagai hal sederhana seperti di bawah ini. Cara hidup ramah lingkungan ini dapat anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Kampanyekan atau sebarkan informasi konsep 3R yaitu Reduce, Recycle and Reuse.
2. Kurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia dalam kegiatan pertanian.
3. Hindari membeli barang kemasan karena akan menghasilkan sampah dan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
4. Pastikan Anda tidak membuang sampah di tanah. Buanglah sampah pada tempatnya dengan benar.
5. Beli produk biodegradable atau yang dapat terurai secara alami di tanah.
6. Berkebun organik dan makan makanan organik yang ditanam tanpa menggunakan pestisida.
7. Buat tempat pembuangan sampah jauh dari daerah perumahan.

Demikian artikel pencemaran tanah yang berhasil kami susun. Jika anda anggap bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman atau kolega anda. Mungkin mereka membutuhkan informasi ini. Ingat, pelestarian lingkungan hidup sangat bergantung pada ketersediaan informasi dan pengetahuan yang kita miliki.

Tentang Editor 105 Articles
Editor Lingkungan Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.