Sumber Pencemaran Laut di Indonesia dan Dampaknya

pencemaran laut di indonesia
Pencemaran laut, ilustari. (sumber: bagmonster)

Pencemaran laut di Indonesia, dapat dikatakan 75 persen tergolong Sangat Tercemar, 20 persen Tercemar sedang dan sisanya sebesar 5 persen dikategorikan Tercemar ringan. Pencemaran bersumber dari berbagai polutan: plastik, pestisida, minyak dan lain-lain. Pecemaran laut merupakan salah satu masalah lingkungan di Indonesia dan dunia.

Sumber Pencemaran Laut Indonesia

  • Pencemaran laut di Indonesia kebanyakan berasal dari limbah sampah plastik yang berasal dari sampah-sampah rumah tangga di perkotaan. Sampah ini terbawa oleh arus sungai, kemudian ke laut. Banyak biota laut yang mengkonsumsi plastik sehingga mati. Senyawa kimia di dalam plastik yang dikonsumsi oleh ikan, dapat mengendap di dalam tubuh ikan, sehingga jika ikan ini kemudian dimakan oleh manusia dapat berdampak terhadap kesehatan manusia itu sendiri.

Menurut hasil penelitian tim peneliti dari Australia dan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Dr. Jenna Jambeck, dosen Universitas Georgia, yang diterbitkan di Jurnal Science, sekitar 275 juta ton meter sampah dihasilkan pada tahun 2010 di seluruh dunia. Sebanyak 4,8 hingga 12,7 juta meter ton sampah dari botol plastik, bungkus plastik dan sampah plastik jenis lainnya, hanyut ke laut dan mencemari laut.

pencemaran laut oleh sampah plastik
Burung mati akibat pencemaran laut oleh sampah plastik. (sumber: truthnetmedia)

Indonesia sendiri termasuk ke dalam lima negara kontibutor – urutan ke empat – pencemar sampah plastik tertinggi selain China, Filipina, Vietnam dan Thailand. Masih menurut penelitian tersebut, dinyatakan bahwa masyarakat pesisir dunia menghasilkan sekitar 3,22 juta ton meter sampah plastik yang tidak terkelola pada tahun 2010. Dari jumlah tersebut, sebanyak 0,48 juta hingga 1,29 juta ton meter hanyut ke laut, menjadi pencemaran laut. Lebih lanjut, penelitian memperkirakan bahwa, jika tidak dikelola dengan baik, maka sampah plastik dapat mencapai 155 juta ton meter per tahun pada tahun 2025.

  • Selain itu, pencemaran laut di Indonesia dapat pula disebabkan oleh kegiatan perminyakan, seperti bocornya pipa minyak atau kilang minyak. Kebocoran pipa minyak akan memberikan masalah serius bagi manusia dan ekosistem laut. Misalnya saja pencemaran laut dan pantai akibat bocornya pipa minyak di Cilacap pada bulan Mei 2015. Akibat pencemaran tersebut, nelayan kehilangan pendapatan karena ikan-ikan mati. Nelayan meminta kompensasi.
  • Tidak kalah penting dari berbagai peristiwa pencemaran laut di Indonesia tersebut adalah fenomena eutrofikasi. Eutrofikasi adalah kejadian peningkatan/pengkayaan nutrisi, biasanya berupa senyawa yang mengandung nitrogen atau fosfor, dalam ekosistem. Dengan kata lain, eutrofikasi dapat dikatakan sebagai suatu kondisi dimana perairan menjadi terlalu subur sehingga terjadi ledakan jumlah alga dan fitoplankton yang saling berebut mendapat cahaya untuk fotosintesis. Karena terlalu banyak maka alga dan fitoplankton di bagian bawah akan mengalami kematian secara massal, serta terjadi kompetisi dalam mengkonsumsi O2 karena terlalu banyak organisme pada tempat tersebut. Sisa respirasi menghasilkan banyak CO2 sehingga kondisi perairan menjadi anoxic dan menyebabkan kematian massal pada hewan-hewan di perairan tersebut.
Ikan mati akibat pencemaran di danau di Srinagar, Agustus, 2012, diduga akibat eoutrofikasi. (sumber: natwells)
  • Penyebab pencemaran laut di Indonesia lainnya adalah penggunaan pestisida. Pencemaran laut di Indonesia yang berasal dari penggunaan pestisida biasanya berasal dari sektor pertanian atau perkebunan. Pestisida yang mengandung senyawa DDT ini akan terbawa ke sungai, kemudian mengalir hingga ke lautan. Pestisida yang bersifat racun ini akan mempengaruhi sistem syaraf makhluk hidup, misalnya biota laut. Kemudian senyawa yang berasal dari DDT tersebut akan mengubah perilaku ikan dan menghambat perkembangan telur, serta membunuh satwa-satwa laut.

Untuk memahami masalah pencemaran tanah, pembaca dapat membacanya di artikel kami berjudul “Pencemaran Tanah : Solusi, Penyebab, Akibat dan Pengertiannya”.

Pencemaran laut di dunia

Delapan puluh persen dari pencemaran laut di dunia berasal dari tanah. Salah satu sumber terbesar disebut pencemaran sumber nonpoint, yang terjadi sebagai akibat dari limpasan. Demikian hasil penelitian oleh NOAA, lembaga penelitian yang khusus menangani kajian atmosfer dan kelautan milik departemen perdagangan amrika serikat.

Pencemaran sumber nonpoint mencakup banyak sumber kecil seperti septic tank, mobil, truk, dan kapal, ditambah sumber yang lebih besar, seperti limbah pertanian, peternakan dan kawasan hutan. Jutaan mesin kendaraan bermotor menjatuhkan sejumlah kecil minyak setiap hari ke jalan dan tempat parkir. Banyak dari ini, juga, akan berujung ke laut dan menambah pencemaran laut. Polusi sumber nonpoint dapat membuat sungai dan air laut yang tidak aman bagi manusia dan satwa liar. Di beberapa daerah, pencemaran ini begitu buruk sehingga menyebabkan pantai harus ditutup setelah badai hujan.

Beberapa pencemaran air benar-benar dimulai sebagai pencemaran udara . Kemudian polutan mengendap ke saluran air dan lautan. Kotoran merupakan polutan. Permukaan tanah atau lumpur dari bidang atau situs konstruksi dapat meresap ke saluran air, kemudian merugikan ikan dan satwa liar di habitatnya.

Polusi sumber nonpoint dapat membuat sungai dan air laut yang tidak aman bagi manusia dan satwa liar. Di beberapa daerah, pencemaran ini begitu buruk sehingga menyebabkan pantai harus ditutup setelah badai hujan.

Sebagai negara maritim dan berorientasi sebagai poros maritim dunia, penanganan pencemaran laut di Indonesia penting untuk segera ditangani, mulai dari aspek kebijakan hingga tindakan di lapangan yang tidak hanya berorientasi sesaat dan seremoni seperti kegiatan bersih pantai. Penanganan pencemaran laut di Indonesia juga harus melibatkan penanganan sampah di perkotaan dan sepanjang bantaran sungai.

Summary
Sumber Pencemaran Laut di Indonesia dan Dampaknya
Article Name
Sumber Pencemaran Laut di Indonesia dan Dampaknya
Description
Pencemaran laut di Indonesia, dapat dikatakan 75 persen tergolong Sangat Tercemar, 20 persen Tercemar sedang dan sisanya sebesar 5 persen dikategorikan Tercemar ringan.
Author
Publisher Name
Blog Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 107 Articles
Editor Lingkungan Hidup

10 Comments

  1. Penulis adalah redaksi, diolah dari berbagai data yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Sumber data dapat di klik pada link dalam tulisan. Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan komentar.

  2. Maaf admin, artikelnya kok tidak bisa di copy ya? padahal saya mau memasukkan artikel ini sebagai tambahan dan referensi utk makalah saya

  3. terima kasih atas kunjungannya ke blog ini mbak. memang fasilitas copy paste kami nonaktifkan untuk blog ini karena kami melihat terdapat banyak artikel dari blog ini di copy paste ke dalam blog-blog lain, tanpa pengeditan dan penyebutan sumber. tentu itu sangat mengecewakan dan bisa berdampak buruk pada kinerja blog ini. namun jika mbak butuh untuk makalah, mungkin kami bisa mengirimkan file pdf-nya ke email mbak. terima kasih banyak atas kunjungannya dan semoga bermanfaat. sukses selalu!

  4. kak, aku juga mau blog PDF nya untuk aku masukan dalam skripsi, beserta nama penulis nya, apakah boleh?

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Masalah Lingkungan Hidup Saat Ini, Ini Daftarnya!
  2. Manfaat Laut Bagi Kehidupan Manusia dan Lingkungan - Lingkungan Hidup BumiKita
  3. Jenis Dampak Pencemaran Lingkungan Hidup Terhadap Kehidupan - Lingkungan Hidup BumiKita
  4. Manfaat Tumbuhan dan Satwa Liar Bagi Manusia dan Lingkungan - Lingkungan Hidup BumiKita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.