Membuat Listrik Dari Pohon : Penelitian dan Aplikasinya

cara membuat listrik dari pohon
Membuat listrik dari pohon. (lingkunganhidup.co)

Membuat listrik dari pohon bukanlah sebuah hal baru. Beberapa peneliti berlomba membuat energi listrik tenaga pohon dan tumbuhan untuk berbagai kegunaan.

Adanya listrik dari pohon telah lama diketahui oleh para ilmuwan. Bahkan, peneliti dari Massachusetts Institute of Technology menemukan bahwa tanaman bisa “mengemas” daya listrik hingga 200 milivolt. Satu minivolt sama dengan seperseribu volt. Selain itu, tahukah anda bahwa anda juga bisa menghasilkan listrik dari kertas dan pensil? Baca artikelnya juga!

Membuat listrik dari pohon dilakukan melalui mekanisme yang berbeda dibandingkan listrik dari kentang. Walaupun eksperimen membuat listrik dari buah kentang telah lebih populer di kalangan pelajar. Melalui eksperimen listrik dari kentang juga diketahui buah dan tanaman bisa menjadi sumber listrik. Dalam hal ini, energi berasal reaksi reduksi dan oksidasi yang “bergesekan” dengan elektroda yang terbuat dari dua jenis logam berbeda. Biasanya seng dan tembaga.

Menghasilkan listrik dari pohon dengan cara menancapkan elektroda ke batangnya mungkin terdengar seperti impian. Namun, idenya semakin menarik minat dari waktu ke waktu. Jika kita dapat membuatnya menjadi nyata, maka sungguh akan merevolusi sumber daya listrik dunia. Manfaat pohon bagi manusia dan lingkungan akan semakin bertambah. Hutan tidak akan ditebang. Untuk mewujudkannya, beberapa pihak telah melakukan percobaan dan mengaplikasikan berbagai teknologi.

Percobaan cara membuat listrik dari pohon pisang, dari pohon Ficus benjamina serta tanaman air sudah dilakukan sejak dahulu. Bahkan baru-baru ini publik Indonesia dihebohkan oleh energi listrik dari kedondong. Walaupun sebenarnya ini bukanlah hal baru mengingat bahwa tiap pohon mengandung energi listrik. Permasalahannya selalu terletak pada bagaimana membuat energi listrik tenaga pohon itu bisa menyalakan lampu seperti listrik konvensional yang kita nikmati saat ini.

Penelitian Listrik Dari Pohon

Cara membuat listrik dari pohon telah diteliti oleh berbagai universitas. Universitas Washington sudah mulai sejak tahun 2000-an. Mereka bereksperimen menggunakan teknologi sirkuit rakitan sendiri untuk menghasilkan listrik tenaga pohon. Upaya itu berhasil. Hasil penelitian tersebut telah di publikasikan ke dalam Jurnal Institute of Electrical and Electronics Engineers’ Transactions on Nanotechnology.

cara membuat listrik dari pohon
Sirkuit “pembangkit” listrik oleh Universitas Washington. (Sumber: washington.edu)

Penggunaan dua lempeng logam dari jenis yang sama dalam penelitian ini dilakukan untuk membedakannya dari eksperimen listrik dari kentang. Demikian ungkap Parviz, peneliti yang menulis paper tersebut seperti dikutip dari siaran pers Universitas Washington.

Setelah menghabiskan musim panas untuk mengamati pohon, para peneliti menemukan bahwa pohon mapel daun besar menghasilkan voltase stabil hingga beberapa ratus milivolt. Untuk menyalakan sebuah sirkuit, tentu dibutuhkan voltase yang jauh lebih besar.

Untuk membuat listrik tenaga pohon dan mengubahnya menjadi energi yang bermanfaat, periset membangun konverter peningkat arus yang mampu mengambil daya sekecil 20 milivolt. Kemudian menyimpannya guna menghasilkan output yang lebih besar. Dengan mengaitkannya ke pohon menggunakan elektroda, perangkat yang dirakit sendiri tersebut mampu menghasilkan tegangan output 1,1 volt. Daya sebesar ini cukup untuk menjalankan sensor dengan daya rendah.

Walaupun penelitian ini mengakui bahwa listrik tenaga pohon tidak sepraktis atau semaju listrik tenaga matahari. Salah satunya bahwa energi matahari telah mampu menyimpan tenaga surya di dalam tanah. Meskipun demikian, sistem listrik pohon bisa ditingkatkan sebagai pilihan berbiaya rendah untuk menyalakan sensor pohon gun keperluan mendeteksi kondisi lingkungan atau kebakaran hutan. Menggunakan keluaran elektronik untuk melacak kesehatan pohon adalah kemungkinan lainnya.

membuat listrik dari pohon Ficus Benjamina
Eksperimen listrik dari jenis pohon Ficus benjamina oleh MIT. (Sumber: journals.plos.org)

Selain penelitian tersebut, terdapat penelitian lainnya yang dilakukan oleh MIT. Penelitian ini menggunakan dua batang logam dari jenis yang sama dimana satu batang ditancapkan ke pohon, sementara yang lain ditancapkan ke tanah. Hasilnya, ternyata juga memberikan arus listrik. Penelitian dari MIT ini dilakukan oleh Andreas Mershin.

Penelitian menduga bahwa listrik tersebut berasal dari perbedaan pH (keasaman) antara pohon dan tanah, ketidakseimbangan kimia yang dipelihara oleh proses metabolisme pohon. Prosesnya mirip dengan yang terjadi pada menghasilkan energy listrik dari buah atau makanan.

Penggunaan Listrik Tenaga Pohon

Tim Parviz dari Universitas Washington bukanlah satu-satunya kelompok peneliti yang mencoba memanfaatkan tegangan listrik kecil yang dihasilkan oleh pohon. Voltree Power, sebuah perusahaan yang berbasis di Canton, Massachusetts, bahkan telah mematenkan sebuah sirkuit listrik bertenaga pohon pada tahun 2005.

Perusahaan Voltree Power menggunakan energi listrik yang dihasilkan dari pohon untuk menghidupkan sensor guna memantau iklim, suhu dan kelembaban di dalam hutan. Bahkan, perusahaan tersebut telah mencoba sebuah jaringan sensor nirkabel untuk mendeteksi kebakaran hutan sejak tahun 2009. Seluruh perangkat menggunakan listrik berdaya rendah dari pohon. Demikian menurut Voltree Power.

Perangkat yang kehilangan air seperti cara pohon kehilangan air melalui daunnya juga dapat digunakan untuk memasok listrik. Hal ini ditunjukan oleh peneliti University of California, Berkeley, Michel Maharbiz, dalam papernya di Applied Physics Letter. Timnya baru-baru ini menunjukkan bahwa penguapan dari daun yang disimulasikan dapat bertindak seperti sebuah pompa mekanis, dan efeknya dapat dimanfaatkan untuk memberi tenaga listrik. Jika ini dapat dikembangkan, semakin bertambah pula manfaat hutan bagi manusia yaitu sebagai penyedia energi listrik.

Semoga saja energi listrik tenaga pohon suatu saat bisa berhasil. Sehingga, akan semakin membuat keanekaragaman hayati di bumi ini tetap lestari.

Sumber:

Parviz, Babak A. et all, Ultralow Voltage Nanoelectronics Powered Directly, and Solely, From a Tree, dalam IEEE Transactions on Nanotechnology ( Volume: 9, Issue: 1, Jan. 2010 ), http://ieeexplore.ieee.org/document/5282623/?part=1

Maharbiz, Michel M. et all, Charge-pumping in a synthetic leaf for harvesting energy from evaporation-driven flows, dalam Appl. Phys. Lett. 95, 013705 (2009); doi: http://dx.doi.org/10.1063/1.3157144

Mershin, Andreas et all., Source of Sustained Voltage Difference between the Xylem of a Potted Ficus benjamina Tree and Its Soil, dalam Journal PlosOne, August 2008, https://doi.org/10.1371/journal.pone.0002963

Summary
Membuat Listrik Dari Pohon : Penelitian dan Aplikasinya
Article Name
Membuat Listrik Dari Pohon : Penelitian dan Aplikasinya
Description
Membuat listrik dari pohon bukanlah sebuah hal baru. Beberapa peneliti berlomba membuat energi listrik tenaga pohon dan tumbuhan untuk berbagai kegunaan.
Author
Publisher Name
Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 107 Articles
Editor Lingkungan Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.