Manfaat Tumbuhan dan Satwa Liar Bagi Manusia dan Lingkungan

manfaat tumbuhan dan satwa liar

Manfaat tumbuhan dan satwa liar bagi kehidupan manusia serta lingkungan sangat banyak. Berikut adalah berbagai manfaat tumbuhan serta satwa liar tersebut!

Selama 15 tahun terakhir, masyarakat pemerhati lingkungan hidup membuat langkah luar biasa dalam memahami, mempromosikan peran penting jasa ekosistem bagi manusia. Jasa ekosistem tersebut seperti manfaat alam menyediakan air bersih, pengaturan iklim, wisata alam. Salah satu aspek yang kurang diperhatikan adalah menyelidiki bagaimana manfaat tumbuhan dan satwa liar masuk ke dalam kalkulasi jasa lingkungan tersebut.

Menilai Jasa Lingkungan

Berbagai dorongan untuk lebih memahami dan menilai jasa ekosistem menyebabkan terciptanya berbagai sumber daya dan kemitraan penting, diantaranya: Millennium Ecosystem Assessment; inisiatif The Economics of Ecosystems and Biodiversity (TEEB) yang dipimpin oleh ahli ekonomi lingkungan Pavan Sukhdev; Akuntansi Kekayaan dan Penilaian Pelayanan Ekosistem (Wealth Accounting and the Valuation of Ecosystem Services/WAVES), kemitraan berbasis Bank Dunia berfokus pada menggabungkan nilai lingkungan alam ke dalam perencanaan pembangunan; dan Deklarasi Gaborone untuk Keberlanjutan di Afrika dipelopori oleh pemerintah Botswana.

Munculnya berbagai dorongan, upaya untuk menilai jasa lingkungan ekosistem sering mengabaikan peranan fundamental dan manfaat tumbuhan dan satwa liar dalam menciptakan dan menjaga fungsi ekosistem agar tetap bekerja. Ini dapat membawa kita dalam situasi meremehkan peningkatan berbagai ancaman krisis kepunahan.

Baru-baru ini, sebanyak 17 peneliti, praktisi, spesialis dalam berbagai aspek konservasi keanekaragaman hayati menulis makalah ilmiah menampilkan mengapa berbagai spesies tumbuhan dan satwa liar tidak dapat dihilangkan demi pembangunan. Makalah berjudul The Importance and Benefits of Species tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Current Biology.

Makalah tersebut menyajikan beberapa lusin deskripsi, contoh bagaimana berbagai individu atau kelompok spesies tumbuhan dan satwa liar bermanfaat bagi lingkungan alam. Pada akhirnya berperan penting dalam kesejahteraan dan kehidupan manusia di planet bumi.

Manfaat Tumbuhan dan Satwa Liar

Satwa liar jenis amfibi ini sering diwakili oleh jenis katak karena mudah terlihat. Namun, hewan amfibi jenis salamander – banyak dijumpai di AS -, sebagian besar hidup di bawah batu. Juga ditemukan di kayu-kayu di halaman belakang rumah. Ini karena binatang salamander lebih eksis di As dibandingkan tempat lain.

Salamander hutan – genus Plethodon – memILIKI peran penting dalam siklus karbon. Hal tersebut dengan cara memakan sebagian besar invertebrata jenis serangga yang makan dedaunan di lantai hutan, melepaskan karbon dioksida (CO₂) dan metana ke atmosfer. Dengan semakin sedikitnya serangga, maka akan lebih banyak daun tertinggal di tanah, membusuk. Ini menyebabkan karbon yang ada masuk ke tanah, bukan ke udara. Namun, berita buruknya adalah populasi salamander menurun drastis karena perburuan untuk memenuhi pasar satwa peliharaan.

manfaat tumbuhan dan satwa liar bagi manusia
Salamander hutan jenis Ensatina escholtzii (Foto: manuelbeterams)

Demikian pula kerang dan tiram yang tersebar di muara dan pantai. Peran kerang, tiram untuk menyaring zat pencemar perairan, membersihkan air di lingkungan laut, bukanlah penemuan baru. Namun, penelitian terbaru memperluas pengetahuan manusia tentang pentingnya manfaat kerang bagi manusia serta lingkungan hidup.

Nilai manfaat tiram bagi penyaringan pencemaran laut diperkirakan antara Rp 74.250.000 ($ 5.500) hingga Rp 1.336.500.000 ($ 99.000) per hektar. Selain itu, penciptaan habitat baru bagi tiram dapat mengurangi kerusakan akibat gelombang badai di wilayah pesisir seperti Kota New York, Jakarta.

Selain itu, hewan pemakan buah, seperti Orangutan, Kelelawar, berperan dalam penyebaran biji pohon kayu keras, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Satwa liar jenis ini termasuk primata, burung besar seperti Rangkong, bahkan kura-kura sungai.

Banyak jenis pohon telah berevolusi untuk menarik hewan pemakan buah ke buah mereka melalui warna cerah, memiliki rasa manis yang melekat pada biji  (disebut arils). Daripada mengeluarkan arils – proses yang sulit – banyak hewan menelan buah ini secara keseluruhan. Kemudian, mencernanya. Lalu, menyebarkan benih di kotoran mereka bersama-sama dengan pupuk. Beberapa bibit jenis pohon hutan benar-benar tidak akan berkecambah jika belum melewati usus hewan tersebut.

Ternyata, beberapa jenis kayu keras yang paling efektif dalam menyerap karbon dari atmosfer hanya dapat disebarkan oleh satwa pemakan buah besar. Sayangnya, banyak dari spesies ini – seperti laba-laba, monyet, kura-kura Amazon – diburu. Diburu hingga ke titik dimana populasi mereka sulit berkembang biak secara alami di habitat. Ini menyebabkan mereka sangat terancam punah di alam. Dengan menghilangkan berbagai spesies ini dari hutan, berarti akan mengurangi kemampuan hutan untuk mengurangi terjadinya pemanasan global.

Berbagai contoh manfaat tumbuhan dan satwa liar sudah didokumentasikan dengan baik. Meski demikian, masih banyak peran, manfaat tumbuhan dan satwa liar yang masih belum diketahui. Beberapa jenis mungkin memiliki kemampuan untuk mengobati (tumbuhan obat) penyakit.

Tampaknya setiap bulan publikasi baru muncul dengan contoh manfaat tumbuhan dan satwa liar terbaru. Semua menunjukkan betapa pentingnya manusia menjaga berbagai keanekaragaman hayati spesies tumbuhan dan satwa liar. Bahkan bila kita tidak bisa secara langsung menunjukkan nilai utilitarian intrinsik spesies tersebut.

Ancaman Kepunahan

Hal ini menghasilkan kecenderungan yang didokumentasikan IUCN Red List begitu memprihatinkan. Daftar Merah IUCN adalah data paling mendasar dalam konservasi keanekaragaman hayati. Sejauh ini telah dinilai lebih dari 76.000 spesies tumbuhan dan satwa liar, termasuk mamalia, burung, reptil, amfibi, ikan, invertebrata. Dari jumlah tersebut, 29,4% termasuk kategori Rentan (Vulnerable), Langka (Endangered), Terancam Kritis (Critically Endangered) dan Punah di Alam (Extinct in the Wild). Dua kategori terakhir sungguh-sungguh tertatih-tatih menghadapi kepunahan selamanya.

Risiko mengabaikan peranan mendasar serta manfaat tumbuhan dan satwa liar dalam ekosistem sangat besar. Memang kita dapat menjalankan risiko menciptakan rumah kartu – bangunan yang rentan. Namun, seperti diungkapkan oleh Aldo Leopold “To keep every cog and wheel is the first precaution of intelligent tinkering”. Menjaga setiap gigi dan roda adalah perhatian utama dari setiap upaya rekayasa yang cerdas!.

Summary
Manfaat Tumbuhan dan Satwa Liar Bagi Manusia dan Lingkungan
Article Name
Manfaat Tumbuhan dan Satwa Liar Bagi Manusia dan Lingkungan
Description
Manfaat tumbuhan dan satwa liar bagi kehidupan manusia serta lingkungan sangat banyak. Berikut adalah berbagai manfaat tumbuhan serta satwa liar tersebut!
Author
Publisher Name
Blog Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 106 Articles
Editor Lingkungan Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.