Ikan Tercemar Polutan Ditemukan di Seluruh Lautan

ikan tercemar polutan
Ikan tuna merupakan salah satu hasil laut yang sering dikonsumsi menusia. (Foto: inhabitat)

Ikan tercemar polutan ditemukan pada ikan di seluruh lautan dunia, demikian temuan hasil penelitian dari UC San Diego, Amerika Serikat. Sebuah analisis makanan laut (seafood) global baru-baru ini menemukan bahwa populasi ikan seluruh lautan di dunia terkontaminasi oleh polutan industri serta pertanian. Polutan atau zat pencemar ini dikenal sebagai polutan organic persisten (POPs). Studi para peneliti di Scripps Institution of Oceanography di UC San Diego juga menemukan kabar baik. Konsentrasi polutan telah turun secara konsisten selama lebih dari 30 tahun terakhir.

(Baca: Pencemaran Laut di Indonesia)

Hasil penelitian mengenai ikan tercemar polutan telah diterbitkan di Jurnal PeerJ, sebuah jurnal peer review, pada 28 Januari 2016. Didasarkan pada analisis oleh para peneliti Lindsay Bonito, Amro Hamdoun, Stuart Sandin, dari ratusan artikel peer review sejak 1969 hingga 2012. Zat pencemar yang diteliti seperti DDT, merkuri, serta bahan kimia industri terbaru seperti flame retardants.

“Berdasarkan data terbaik yang dikumpulkan dari seluruh dunia, dapat dikatakan POPs dapat di mana saja, di setiap jenis ikan laut,” ungkap ahli biologi Sandin.

Variasi POP Pada Ikan Tercemar

Meskipun POPs ditemukan pada ikan di seluruh lautan di dunia sehingga dipastikan bahwa ikan tercemar polutan dapat ditemukan di seluruh lautan dunia, para peneliti mengatakan bahwa konsentrasi pada daging ikan laut sangat bervariasi. Pada satu wilayah atau kelompok ikan tercemar polutan, mungkin ditemukan konsentrasi POP yang bervariasi hingga 1.000 kali lipat. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi rata-rata setiap kelas POP secara signifikan lebih tinggi pada 1980-an dibandingkan temuan saat ini. Penurunan konsentrasi 15-30 persen per dekade.

(Baca: Ikan Tuna Sirip Kuning Berhasil Dipijahkan oleh KKP)

“Ini berarti bahwa ikan yang biasa anda konsumsi saat ini bisa memiliki sekitar 50 persen konsentrasi kebanyakan zat POP. Lebih rendah dibandingkan ikan yang sama dimakan oleh orang tua anda pada usia anda.” kata Bonito, penulis utama studi tersebut.

Para peneliti juga membandingkan hasil dengan pedoman keamanan federal Amerika Serikat untuk konsumsi makanan laut. Hasil analisa menemukan bahwa tingkat rata-rata kontaminan berada pada atau di bawah standar kesehatan yang ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA). Sesekali, konsentrasi Merkuri, PCB (polychlorinated biphenyl) berada di ambang batas ketetapan EPA bagi standar konsumsi manusia. Sementara konsentrasi DDT secara konsisten jauh lebih rendah dibandingkan ketetapan ambang batas.

Menurut penulis, hasil penelitian tentang ikan tercemar polutan akibat pencemaran laut menunjukkan masyarakat global telah menanggapi pencemaran lingkungan hidup. Salah satunya Konvensi Stockholm. Konvensi Stockholm membatasi pelepasan bahan kimia beracun, berbahaya bagi lingkungan.

Summary
Ikan Tercemar Polutan Ditemukan di Seluruh Lautan
Article Name
Ikan Tercemar Polutan Ditemukan di Seluruh Lautan
Description
Ikan tercemar polutan ditemukan pada ikan di seluruh lautan dunia, demikian temuan hasil penelitian dari UC San Diego, Amerika Serikat.
Author
Publisher Name
Blog Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 107 Articles
Editor Lingkungan Hidup

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.