Cara Melestarikan Satwa Langka Dalam Kehidupan Sehari-hari

cara melestarikan satwa langka
Cara melestarikan satwa langka dapat ditempuh salah satunya dengan memasang rambu-rambu lalu lintas sehingga pengendara berhati-hati dalam mengemudi dan tidak menabrak satwa liar, dalam ilustrasi ini adalah Kura-kura.

Cara melestarikan satwa langka dalam kehidupan sehari-hari dapat berkontribusi untuk mencegah kepunahan hewan langka di Indonesia maupun dunia. Berikut adalah beberapa caranya!

Hingga tahun 2015, menurut IUCN,  sebanyak 732 spesies satwa dan 102 spesies tumbuhan telah punah. Selain itu, 2.542 spesies satwa dan 2.347 spesies tumbuhan termasuk kategori sangat terancam punah (critically endangered). Si luar itu, sejumlah 3.801 spesies satwa dan 3.510 spesies tumbuhan termasuk terancam punah (endangered), 5.639 spesies satwa dan 5.376 spesies tumbuhan termasuk rentan (vulnerable). Jumlah ini belum termasuk kategori jamur (fungi). Berapa kerugian yang ditimbulkan akibat kehilangan sumber daya alam keanekaragaman hayati tersebut? Apa yang harus dilakukan atau bagaimana cara melestarikan satwa langka tersebut?

Terdapat beberapa cara melestarikan satwa langka, mulai dari yang sederhana hingga kompleks. Cara yang kompleks dan ilmiah seperti pembuatan perundang-undangan, penetapan kawasan konservasi, konservasi genetik. Sedangkan cara mudah antara lain adalah tidak membuang plastik sembarangan.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis berikut adalah beberapa cara melestarikan hewan langka di Indonesia maupun dunia. Cara itu dapat dilakukan oleh tiap individu, dari hal-hal terkecil yang terkadang justru tampak sepele dan diabaikan. Ingat, satwa langka adalah satwa liar yang terancam punah!

Melestarikan Satwa Langka

Berikut adalah beberapa cara melestarikan satwa langka yang bisa dilakukan dengan mudah.

  1. Cara melestarikan satwa langka yang pertama adalah belajar tentang bagaimana menariknya dan pentingnya mereka bagi alam dan manusia. Alam, termasuk segala jenis spesies satwa dan tumbuhan, telah memberikan banyak jasa lingkungan dan pelayanan kepada manusia untuk hidup di dunia seperti menyediakan udara bersih dan air, makanan dan sumber obat, produk perdagangan, estetika dan manfaat rekreasi. Pelajari tentang satwa langka di daerah kamu. Ajarkan teman dan keluarga kamu tentang keindahan dan manfaat satwa liar seperti burung, reptil, amfibi, ikan dan tumbuhan yang hidup di dekat lingkungan kamu.
  2. Cara melestarikan satwa langka kedua adalah mengunjungi tempat pelestarian satwa liar seperti taman nasional, suaka margasatwa atau ruang terbuka lainnya. Tempat pelestarian alami seperti ini menyediakan habitat bagi banyak satwa liar asli termasuk mamalia, reptil, burung, ikan dan tanaman. Para ilmuwan mengatakan bahwa cara terbaik untuk melindungi spesies yang terancam punah adalah dengan melindungi lingkungan hidup atau habitat di mana mereka tinggal. Mengunjungi sekaligus belajar di tempat pelestarian alam atau taman-taman nasional akan meningkatkan pengetahuan kita sekaligus mendukung usaha dan bisnis lokal masyarakat setempat yang dapat berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar habitat sehingga mengurangi kecenderungan mereka untuk merambah hutan atau berburu satwa liar.
  3. Cara melestarikan satwa langka ketiga adalah buatlah rumah kamu bersahabat terhadap satwa liar, misalnya melalui mengurangi penggunaan air di rumah dan taman sehingga satwa liar di sekitar rumah yang membutuhkan air dapat bertahan hidup, buang sampah pada tempatnya, beri makan satwa peliharaan kamu di dalam rumah dan kunci pintu kandangnya sehingga tidak menarik perhatian satwa liar ke halaman rumah.
  4. Tumbuhan asli menyediakan makanan dan tempat tinggal bagi satwa liar asli (native). Ini adalah metode ke empat cara melestarikan satwa langka. Menarik hewan serangga asli seperti lebah dan kupu-kupu dapat membantu penyerbukan tanaman di halaman. Penyebaran satwa bukan asli (non-native dan invasif) telah sangat mempengaruhi populasi spesies asli secara negatif di seluruh dunia. Spesies invasif bersaing dengan spesies asli untuk memperebutkan makanan, sumber daya dan habitat. Mereka bahkan dapat memangsa spesies asli secara langsung, memusnahkan spesies asli.
  5. Herbisida dan pestisida mungkin akan membuat taman bunga kamu menjadi indah. Tetapi, sebenarnya mereka adalah racun atau polutan berbahaya yang mengancam satwa liar di berbagai tingkatan. Banyak herbisida dan pestisida membutuhkan waktu lama untuk terurai secara alami. Ini akan menurunkan kualitas kesuburan tanah. Mempengaruhi rantai makanan bagi spesies yang hidup di tanah. Predator seperti elang, burung hantu dan burung lainnya dapat dirugikan jika mereka memakan hewan beracun di tanah. Beberapa kelompok hewan seperti amfibi sangat rentan dan menderita terhadap polutan kimia ini. Jangan gunakan herbisida dan pestisida merupakan cara melestarikan satwa langka.
  6. Memperlambat laju kendaraan saat berkendaraan adalah metode keenam cara melestarikan satwa langka. Banyak hewan hidup di daerah berkembang. Ini berarti mereka harus bergerak, melintasi daerah dipenuhi aktifitas manusia, seperti melewati atau menyeberangi jalan. Banyak satwa langka, terancam punah seperti ular, kura-kura mati di jalan akibat terlindas kendaraan. Karena itu, mengurangi laju kendaraan, membiarkan mereka menyeberang adalah salah satu alternatif cara melestarikan satwa langka.
  7. Belilah produk daur ulang atau produk berkelanjutan. Tindakan yang terlihat sepele ini justru sangat membantu pelestarian satwa dan tumbuhan liar. Belilah kertas daur ulang, produk berkelanjutan seperti bambu, produk kayu bukan dari perambahan hutan. Jangan membeli perabot terbuat dari kayu hutan dilindungi. Daur ulang ponsel kamu karena material yang digunakan dalam ponsel dan elektronik lainnya ditambang di habitat gorila. Minimalkan penggunaan minyak kelapa sawit karena kebanyakan hutan – habitat harimau, badak, orangutan dan satwa terancam punah – habis ditebang untuk perkebunan kelapa sawit.
  8. Cara melestarikan satwa langka dapat juga dilakukan dengan cara jangan pernah membeli produk terbuat dari spesies terancam punah atau dilindungi. Katakan tidak untuk barang dagangan yang terbuat dari satwa liar atau turunannya seperti telur penyu, kakak tua, produk obat-obatan yang terbuat dari satwa liar seperti kura-kura, penyu, badak, harimau atau beruang hitam atau lainnya. Dengan membeli produk-produk tersebut, dengan kata lain, berarti kita mendukung pemusnahan satwa liar.
  9. Menembak, menangkap, memburu satwa liar untuk diperdagangkan atau kesenangan adalah perilaku kejam, menunjukkan keangkuhan. Terlebih kepada spesies dilindungi, itu adalah tindakan ilegal. Tidak berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini, dan melaporkannya segera kepada petugas seperti BKSDA atau Polisi Hutan wajib dilakukan. Dengan demikian, cara melestarikan satwa langka yang lain yang dapat dilakukan adalah menjadi warga negara yang secara aktif membantu upaya penegakan hukum untuk pelestarian lingkungan hidup. Untuk mengetahui hewan apa saja yang dilindungi, silahkan baca daftar jenis hewan dilindungi di Indonesia.
  10. Cara melestarikan satwa langka yang paling banyak dianjurkan secara ilmiah adalah melindungi habitat mereka. Ancaman terbesar yang dihadapi banyak spesies adalah kerusakan habitat yang luas akibat perambahan hutan, pembakaran hutan, penggundulan hutan untuk pembukaan perkebunan atau pertanian. Para ilmuwan mengatakan cara terbaik untuk melindungi spesies yang terancam punah adalah melindungi tempat-tempat khusus di mana mereka tinggal. Satwa liar harus memiliki tempat untuk menemukan makanan, bertempat tinggal, berkembang biak dan membesarkan anak mereka. Dengan melindungi habitat satwa liar, seluruh komunitas hewan dan tumbuhan dapat dilindungi bersama-sama. Taman nasional, suaka margasatwa, dan ruang terbuka lainnya harus dilindungi di dekat komunitas Anda.
Summary
Cara Melestarikan Satwa Langka Dalam Kehidupan Sehari-hari
Article Name
Cara Melestarikan Satwa Langka Dalam Kehidupan Sehari-hari
Description
Cara melestarikan satwa langka dalam kehidupan sehari-hari dapat berkontribusi untuk mencegah kepunahan satwa langka baik di Indonesia maupun dunia. Berikut adalah beberapa caranya!
Author
Publisher Name
Blog Lingkungan Hidup
Publisher Logo
Tentang Editor 107 Articles
Editor Lingkungan Hidup

4 Comments

  1. salam sapaan, nama saya chrissy dan saya berasal dari Australia. Untuk kelas bahasa indonesia saya, melapor tentang binatang langka harus menulis. Bisa saya menggunakan informasi ini dalam melapor saya.

  2. Thank you to visit our blog. Yes, you may use this article for your report. We are really appreciate it. May your Bahasa Indonesia course will be successful. Greetings from Indonesia.

  3. Saya senang banyak orang yang peduli dengan kelestarian lingkungan seperti anda,membaca ini dapat membuat orang orang bisa seperti anda.

  4. terima kasih atas kunjungan mas yandi ke blog ini. semoga dapat bermanfaat dan bersama-sama kita lestarikan keanekaragaman hayati Indonesia, baik satwa maupun tumbuhannya. salam lestari.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.